Sumenep, Kompasone.com - Malam yang penuh makna kembali menyelimuti Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Tathorbangan Ritual Culture, sebuah perayaan yang kini menginjak tahun ketiganya, kembali digelar dengan penuh kehangatan dan kekhidmatan.
Lebih dari sekadar hiburan, acara ini merupakan wujud syukur kolektif atas panen yang melimpah dan simbol harapan akan kesejahteraan yang terus meningkat bagi seluruh masyarakat Desa Torbang.
Digelar pada Hari selasa malam (9/9/25), acara ini diinisiasi oleh Kepala Desa Torbang dan dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Ach Fauzi Wongsoyudo. Daya tarik utama perayaan ini terletak pada pawai budaya yang menabjubkan.
Setiap dusun menampilkan hasil panen unggulan mereka, mulai dari tumpukan mangga, semangka, pisang, hingga aneka hasil kebun lainnya. Semua dipajang dengan kreatif dalam iringan musik tradisional khas Madura yang membangkitkan semangat.
Kepala Desa Torbang, Muzanni, menjelaskan bahwa acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan mengangkat potensi lokal desa.
"Tathorbangan ini adalah cara kami mengungkapkan rasa syukur atas nikmat panen yang diberikan Allah SWT. Kami ingin agar budaya dan potensi desa tetap hidup dan dikenal luas, bahkan hingga luar Sumenep," tuturnya.
Melalui perayaan Tathorbangan, Desa Torbang tidak hanya merayakan hasil bumi, tetapi juga merajut kembali tali persaudaraan dan optimisme untuk masa depan yang lebih sejahtera.
(R. M Hendra)
