Sidoarjo, Kompasone.com – Aksi unjuk rasa buruh yang digelar Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Timur berlangsung tertib. Polresta Sidoarjo Polda Jatim menurunkan ratusan personel untuk memastikan keamanan sepanjang jalur pergerakan massa pada Kamis (28/8).
Sekitar 300 buruh berangkat dari sejumlah titik di Kabupaten Sidoarjo. Mereka kemudian bergerak menuju pusat aksi di Kantor Gubernur Jawa Timur dan DPRD Jatim di Surabaya.
Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol M. Irfan, menjelaskan pengawalan dilakukan sejak rombongan mulai bergerak hingga tiba di Bundaran Waru, perbatasan Sidoarjo–Surabaya. “Petugas kami siapkan untuk mendampingi mobilitas buruh agar tidak menimbulkan gangguan arus lalu lintas,” katanya.
Irfan menekankan, pendekatan humanis menjadi prioritas dalam pengamanan aksi. Aparat diminta menjalankan tugas sesuai prosedur standar agar penyampaian pendapat berjalan tanpa hambatan.
Setibanya di Bundaran Waru, pengamanan diteruskan oleh jajaran Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. Koordinasi lintas satuan dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif hingga massa tiba di titik unjuk rasa.
Polisi memastikan aksi berlangsung aman hingga kepulangan peserta ke Sidoarjo. Tidak ada laporan kericuhan maupun pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum.
“Terima kasih kepada rekan-rekan buruh yang melaksanakan aksi dengan tertib dan damai. Hal ini membuat kamtibmas tetap terjaga,” ujar Kompol Irfan.
Aksi KSPI Jatim sendiri menyoroti sejumlah tuntutan terkait isu ketenagakerjaan. Buruh meminta pemerintah daerah memperhatikan kesejahteraan pekerja, termasuk soal upah dan jaminan sosial.
Sejumlah ruas jalan di sekitar rute yang dilalui massa sempat mengalami kepadatan. Namun, aparat lalu lintas menyiapkan rekayasa arus agar kendaraan tetap dapat melintas.
Secara keseluruhan, demonstrasi buruh di Sidoarjo hingga Surabaya berjalan lancar. Sinergi antara aparat keamanan dan peserta aksi menjadi faktor utama terciptanya suasana aman, tertib, dan terkendali.
Muh
