Yahukimo, kompasone.com– Warga Kampung Tukam distrik Panggema menyampaikan aspirasi kuat kepada pemerintah daerah untuk mengganti kepala kampung yang saat ini dijabat oleh Abai Himan, yang telah memimpin selama 24 tahun sejak pengangkatan kepala kampung pertama di Kabupaten Yahukimo.
Dalam sebuah video pernyataan yang beredar, warga menyuarakan kekecewaan mereka atas pengelolaan Dana Kampung yang dinilai tidak transparan dan tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mereka menuding bahwa selama kepemimpinan Abai Himan, dana kampung tidak pernah digunakan untuk kepentingan bersama, melainkan lebih banyak dimanfaatkan untuk keperluan pribadi dan keluarga.
“Dari tahun ke tahun, dana kampung Tukam tidak pernah dibawa turun ke kampung untuk diatur bersama warga. Bahkan seringkali uang hak dipotong persentasenya atau tidak diberikan sama sekali kepada aparat kampung,” ungkap Abelek Himan, salah satu warga dalam video tersebut.
Masyarakat mengeluhkan bahwa berbagai pencairan dana kampung tidak berdampak nyata pada pembangunan dan kesejahteraan warga. Bahkan, tidak ada perhatian terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kampung seperti pelajar dan mahasiswa yang seharusnya juga mendapat alokasi dari dana kampung.
Hal senada disampaikan oleh Amsal Himan, mahasiswa asal Kampung Tukam yang kini menempuh pendidikan di Universitas Cenderawasih (Uncen). Ia menegaskan bahwa selama ini tidak ada dukungan dari dana kampung untuk pendidikan anak-anak kampung Tukam.
“Seharusnya ada alokasi dari dana kampung untuk SDM, tetapi sampai hari ini kami pelajar dan mahasiswa tidak pernah merasakannya. Orang tua kami di kampung hanya bertani, dan sangat berharap adanya bantuan dari dana desa,” ujar Amsal.
Warga menyatakan bahwa kepala kampung seharusnya mampu menggunakan dana desa secara tepat sesuai regulasi dan mendukung visi misi pemerintah dalam membangun daerah terpencil. Namun selama dua dekade lebih, mereka menilai tidak ada perubahan signifikan yang dirasakan.
Melalui aspirasi ini, warga bersama pelajar dan mahasiswa asal Kampung Tukam meminta pemerintah segera melakukan pergantian kepala kampung agar pengelolaan dana kampung ke depan lebih terbuka, adil, dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat.
"V A"