Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

JTP Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat pada Natal Oikumene Pascabencana

Rabu, Januari 14, 2026, 20:27 WIB Last Updated 2026-01-14T13:27:43Z

 


TAPUT, kompasone.com - Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatian serta dukungan nyata bagi masyarakat Tapanuli Utara pascabencana banjir dan longsor, dalam Perayaan Natal Oikumene Bersama, yang digelar di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Rabu (14/1).


Perayaan Natal Oikumene tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), yang dipusatkan secara daring dari Aula Kartini Gedung KemenPPPA, Jakarta, dan diikuti langsung oleh masyarakat terdampak bencana di depan Gereja GKPI Sibalanga.


Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan, Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, jajaran OPD Pemkab Taput, serta anak-anak dan warga terdampak bencana di wilayah perbatasan Tapanuli Utara - Tapteng.


Dalam sambutannya, Bupati Taput menyampaikan bahwa masa tanggap darurat bencana telah berakhir dan saat ini pemerintah daerah memasuki masa transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi, meliputi pembangunan hunian tetap, pemulihan infrastruktur, serta pemulihan sektor pertanian.


Dia memaparkan, kerusakan infrastruktur irigasi akibat bencana mencapai 98 titik, sementara lahan pertanian yang mengalami gagal panen tercatat sekitar 1.367 hektare.


Selain itu, kerusakan juga terjadi pada infrastruktur jalan dan jembatan, meliputi satu ruas dan satu jembatan jalan nasional, empat titik ruas jalan provinsi, serta 53 titik jalan dan 16 jembatan di ruas jalan kabupaten.


Pada sektor pendidikan, tercatat tiga unit PAUD rusak berat, satu PAUD rusak ringan, 20 sekolah dasar, dan empat SMP terdampak. Sedangkan pada sektor kesehatan, terdapat enam Puskesmas Pembantu (Pustu) dan tiga Poskesdes yang mengalami kerusakan.


“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, para menteri, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat Tapanuli Utara. Ini menjadi penguatan moral bagi warga kami untuk bangkit,” ujar JTP.


Dalam dialog daring bersama pemerintah pusat, Bupati Taput menjelaskan bahwa Pemkab telah membangun 16 unit hunian sementara dan akan menambahnya menjadi 40 unit, termasuk pembangunan akses jalan menuju lokasi. Hunian tersebut ditargetkan siap ditempati pada akhir Januari 2026.


JTP juga menegaskan bahwa seluruh rumah warga terdampak akan memperoleh bantuan sesuai tingkat kerusakan, yakni Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat, yang disalurkan dalam bentuk bahan bangunan.


Pada perayaan Natal Oikumene tersebut, Bupati Taput bersama perwakilan Kemenkopolkam Kombes Pol Ferio Sano Ginting menyerahkan bantuan kepada warga terdampak berupa 400 potong pakaian anak, 150 Alkitab, 400 paket roti, serta bantuan dana sebesar Rp100 juta. Dana tersebut juga disalurkan kepada lima gereja terdampak, masing-masing sebesar Rp20 juta untuk perbaikan rumah ibadah.


Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi dalam sambutan daring menyampaikan bahwa tema Natal “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” sejalan dengan komitmen pemerintah dalam membangun keluarga yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.


Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago juga menyampaikan empati serta mengajak seluruh pihak memperkuat solidaritas dalam mendukung pemulihan Tapanuli Utara pascabencana.


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan