Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pedagang Sate Keliling Asal Indramayu yang Sudah 25 Tahun Berjualan, dengan Harga Pertusuknya 1000 Rupiah

Rabu, November 19, 2025, 23:33 WIB Last Updated 2025-11-19T16:40:22Z

Kab. Tangerang, kompasone.com -Awak media kompasone.com bertemu dengan sosok pejuang UMKM tangguh.  Pedagang sate pikul dan mewawancarainya dijeda waktu menunggu pembeli. Rabu (19/11/2025)


Leo asal  Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

"Pertusuknya dijual dengan harga seribu perak dan ada lontongnya juga ," jawab Leo saat ditanya berapa harga sate yang dipikul keliling.


Leo bercerita, ia ngontrak dirumah petakan bersama keluarganya. Mempunyai tiga orang anak, dua perempuan dan satu anak laki laki yang masih kecil.


Di zaman sekarang sudah sangat jarang sekali dijumpai pedagang sate pikul keliling dengan harga pertusuknya seribu perak.


Sudah 25 tahun leo menjalani profesi tukang sate keliling, dan suka mau pun duka sudah dirasakan.


"Alhamdulillah walaupun untung sedikit, yang penting bisa menghidupi anak istri dan bisa mensekolahkan mereka sampai ada yang lulus dan tinggal dua orang anak lagi yang masih sekolah," terangnya.


Dulu sebelum dapat pangkalan buat berdagang dengan bayar mangkal 350.000rb perbulannya disamping Indomart RW 11, Perumahan Regensi 2, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.


"Jadi agak terasa berat sekarang, karna uang mangkal 350.000  perbulannya. Tapi mau bagaimana lagi karna sudah cape keliling, dari dulu sambil mikul dagangan. Apalagi ketika asam uratnya kambuh. Wihh sedih banget mana ketika dagangan masih banyak," ucapnya.


Ia berharap semoga aja lewat awak media kompasone.com, jadi banyak orang yang tau klau masih ada sate pikul dengan harga pertusuknya 1000 rupiah.


(FRANS)

Iklan

iklan