Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Doa Bersama hingga Dialog Transportasi, Pemkot Pasuruan Perkuat Hubungan dengan Ojol

Kamis, September 04, 2025, 18:30 WIB Last Updated 2025-09-04T11:30:56Z

Pasuruan, Kompasone.com – Pemerintah Kota Pasuruan menggelar pertemuan dengan komunitas ojek online (ojol) yang dirangkaikan dengan doa bersama pada Kamis (4/9). Acara yang berlangsung di Pendopo Surga Surgi Rumah Dinas Wali Kota ini diikuti sekitar 120 pengemudi ojol dari berbagai wilayah kota serta jajaran pejabat pemkot.


Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau Mas Adi, menilai keberadaan ojol berkontribusi besar terhadap mobilitas warga dan stabilitas sosial di tengah dinamika bangsa. Ia menegaskan komunitas ojol tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah.


“Komunitas ojol telah menjadi bagian penting dari ekosistem perkotaan. Mereka bukan sekadar penggerak transportasi, tetapi juga membantu pemerintah dengan informasi di lapangan. Sinergi ini harus terus dijaga demi kenyamanan dan keamanan bersama,” ujar Mas Adi.


Dalam pertemuan itu, Pemkot Pasuruan juga menggelar doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, salah seorang pengemudi ojol yang meninggal akibat kecelakaan. Momentum tersebut sekaligus dijadikan pengingat akan pentingnya solidaritas dan perlindungan bagi masyarakat.


Sebagai bentuk kepedulian sosial, pemerintah turut menyerahkan paket sembako kepada komunitas ojol. Menurut Mas Adi, langkah ini merupakan simbol kehadiran negara di tingkat akar rumput serta upaya memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.


Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi, menambahkan bahwa aspirasi pengemudi terkait biaya parkir menjadi salah satu catatan penting. Ia menyampaikan komitmen pemkot untuk menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait.


Kegiatan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan itu ditutup dengan doa dan foto bersama. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat menjadi ruang dialog berkelanjutan, sehingga komunitas ojol semakin terlibat dalam pembangunan kota sekaligus menjaga stabilitas sosial.


Pertemuan ini juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kohesi sosial di Kota Pasuruan. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan komunitas transportasi daring, diharapkan tercipta iklim kota yang lebih damai, kondusif, dan responsif terhadap dinamika nasional.


Muh

Iklan

iklan