Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Mas Adi Ikuti Launching Nasional Koperasi Merah Putih, 34 Kelurahan Siap Bergerak

Senin, Juli 21, 2025, 16:56 WIB Last Updated 2025-07-21T13:39:38Z

Pasuruan, Kompasone.com – Pemerintah Kota Pasuruan turut ambil bagian dalam peluncuran nasional 80 ribu Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Agenda tersebut berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025, dengan pusat kegiatan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.


Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), menghadiri peluncuran itu secara virtual dari Gedung Gradika bersama para pejabat eselon II, camat, dan seluruh lurah. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam penguatan perekonomian lokal berbasis koperasi di seluruh pelosok negeri.


Mas Adi menegaskan bahwa seluruh kelurahan di Kota Pasuruan telah membentuk koperasi sesuai arahan nasional. Ia menyebut bahwa koperasi di 34 kelurahan itu telah resmi berdiri sejak 15 Juli 2025.


“Kami optimis koperasi ini bisa menjadi sumbu baru penggerak ekonomi warga. Komitmen penuh diberikan untuk pendampingan dan pengembangan koperasi di lapangan,” ujar Mas Adi dalam sambutannya.


Presiden Prabowo Subianto secara simbolis meresmikan program Koperasi Merah Putih dengan menekan tombol peluncuran. Acara ini juga dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih dan sejumlah tokoh ekonomi nasional seperti Chairul Tanjung.


“Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan peluncuran 80 ribu koperasi ini resmi dimulai,” ucap Presiden dari atas podium.


Ia menyampaikan bahwa koperasi ibarat seikat lidi yang kuat bila disatukan. Dalam pandangannya, koperasi menjadi wadah ekonomi untuk kelompok masyarakat kecil yang selama ini sulit mengakses permodalan dan distribusi pasar.


“Yang lemah butuh bersatu. Di sinilah koperasi memainkan peran penting. Yang kuat cenderung membuat PT sendiri. Tapi koperasi adalah jalan bagi rakyat kecil untuk bangkit bersama,” kata Prabowo.


Pemkot Pasuruan berharap koperasi yang telah terbentuk tidak hanya sebagai simbol, namun aktif menjalankan fungsi ekonomi di tengah masyarakat. Mas Adi menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada pemberdayaan warga.


Program nasional ini diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, serta menciptakan kemandirian ekonomi berbasis gotong royong sebagaimana semangat koperasi sejak awal berdiri.


Muh

Iklan

iklan

-

iklan