Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

PKB Sambut Positif Usulan Asep Rahmat Jadi Calon Wabup Ciamis, PAN Terus Bangun Koalisi

Jumat, Oktober 09, 2026, 20:30 WIB Last Updated 2026-10-09T13:31:11Z

 


Ciamis, kompasone.com -Proses pengisian kursi Wakil Bupati Ciamis yang kosong pasca wafatnya Yana D. Putra mulai bergulir. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merespons positif usulan Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendorong kadernya, H Asep Rahmat, sebagai calon pendamping Bupati Herdiat Sunarya.


Sinyal positif itu disampaikan Ketua DPC PKB Ciamis, Ai Ratna Intan Solihah, saat menerima silaturahmi jajaran DPD PAN Ciamis di Sekretariat DPC PKB, Jumat (9/10/2026).


Menurut Ai Ratna, langkah PAN menjalin komunikasi dengan partai-partai pengusung adalah langkah baik. Ia berharap kehadiran wakil bupati nantinya bisa memperkuat pemerintahan dan mempercepat pencapaian visi-misi daerah.


"PKB merespons dengan positif. Saya rasa masih ada kerja-kerja yang belum maksimal dari Pemerintah Daerah. Mudah-mudahan dengan adanya niat baik dari PAN ini bisa memperbaiki dan menguatkan pencapaian visi misi," kata Ai Ratna.


Ai Ratna menilai posisi wakil bupati sangat strategis. Tidak hanya sebagai pendamping bupati, tapi juga sebagai motor penggerak untuk mengakselerasi program pembangunan hingga 2030.


Ia menilai sosok Asep Rahmat memiliki modal pengalaman di legislatif yang bisa menjadi bekal.


"Pak Asep sendiri kawan baik kita di legislatif dan sudah mempunyai pengalaman. Mudah-mudahan ini menjadi modal beliau untuk mendampingi sebagai partner Bapak Bupati dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Ciamis sampai 2030," ujarnya.


Ai Ratna menegaskan, PKB tidak mengajukan kader sendiri untuk posisi tersebut. Namun ia menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang perlu perhatian serius wabup terpilih nanti, mulai dari peningkatan PAD, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.


"Posisi wakil bupati sangat dibutuhkan untuk menambah daya Bupati dalam mengakselerasi visi misi beliau. Potensi-potensi Kabupaten Ciamis juga masih ada yang belum dioptimalkan," ungkapnya.


Meski menyambut positif, PKB menegaskan penentuan calon tidak bisa diputuskan satu partai. Dibutuhkan kesepahaman di antara 10 partai pengusung Herdiat-Yana pada Pilkada lalu.


Apalagi, mekanisme pengisian jabatan wakil bupati mewajibkan adanya dua nama calon yang akan diusulkan ke DPRD.


"Komunikasi koalisi juga perlu dipercepat dari 10 partai ini agar terjadi kesepahaman terhadap calon. Karena harus ada dua nama, kita masih menunggu dan sama-sama berproses," kata Ai Ratna.


PKB, lanjut dia, akan terus menjalin komunikasi intensif dengan partai-partai yang memiliki kursi di DPRD Ciamis.


PAN Kantongi Rekomendasi Pusat


Ketua DPD PAN Ciamis, Drs. H. Komar Hermawan, mengatakan silaturahmi ke PKB adalah bagian dari rangkaian komunikasi politik. Sebelumnya, PAN juga sudah berkomunikasi dengan partai lain.


Komar menjelaskan, Asep Rahmat diusung karena merupakan kader yang siap dan sudah mendapat rekomendasi dari pusat.


"Kenapa Pak Asep Rahmat? Kita diwajibkan mengusulkan dari DPD dan DPW, dan beliau adalah kader kita. Kader kita yang siap adalah Bapak Asep Rahmat," kata Komar.


Menurutnya, kursi wabup harus segera terisi agar dapat membantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan, membangun koordinasi lintas sektor, dan mendorong pembangunan.


Pertemuan PAN dan PKB ini menjadi salah satu tahapan awal. Konsolidasi antarpartai pengusung masih akan terus berlanjut hingga tercapai kesepakatan dua nama calon Wakil Bupati Ciamis yang akan dibawa ke DPRD. 


(AL)

Iklan

iklan