Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Kapolda Maluku dan Kabinda Bangun Sinergi Strategis

Kamis, Oktober 22, 2026, 08:43 WIB Last Updated 2026-10-22T01:43:19Z

Maluku, kompasone.com– Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., memperkuat koordinasi strategis dengan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Maluku untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mencegah konflik, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.


Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Kapolda Maluku bersama sejumlah pejabat utama Polda Maluku ke Kantor Binda Maluku di kawasan Karang Panjang, Kota Ambon, Selasa (20/10/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 15.15 WIT itu menjadi momentum awal untuk memperkuat pertukaran informasi, menyamakan persepsi, dan membangun langkah antisipatif dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan di daerah.


Kapolda Maluku hadir bersama Karo Ops, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirreskrimsus, Kabid Humas, Korspripim, serta Kasubdit III Sosbud Ditintelkam Polda Maluku. Rombongan disambut langsung oleh Kabinda Maluku Marsekal Pertama TNI R. Harys Soeryo Mahendro, S.I.P., M.M., bersama jajaran.


Dalam pertemuan tersebut, Kabinda Maluku menekankan pentingnya membangun koordinasi yang kuat antara unsur intelijen dan aparat penegak hukum agar setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.


Menurut Kabinda, informasi intelijen dan analisis terhadap perkembangan situasi di daerah perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan institusi yang memiliki kewenangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Pendekatan ini dinilai penting untuk memperkuat langkah pencegahan, terutama terhadap potensi konflik sosial, gangguan keamanan, dan berbagai persoalan yang dapat memengaruhi stabilitas masyarakat.


Kabinda Maluku juga menegaskan bahwa penanganan persoalan keamanan membutuhkan kerja sama lintas institusi. Informasi mengenai potensi kerawanan perlu disampaikan dan dikoordinasikan secara tepat agar dapat menjadi dasar bagi langkah pencegahan maupun penegakan hukum sesuai kewenangan masing-masing.


Pada kesempatan yang sama, Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan menyampaikan apresiasi atas sambutan dan masukan yang diberikan Kabinda Maluku beserta jajarannya. Ia menegaskan bahwa informasi dan analisis mengenai kondisi wilayah merupakan masukan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemeliharaan kamtibmas.


Kapolda menekankan bahwa setiap unsur pemerintah yang bertugas di Maluku memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan, serta menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan daerah.


“Pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antarlembaga. Kita yang bertugas di Maluku merupakan bagian dari unsur pemerintah pusat yang mengemban tanggung jawab melayani masyarakat dan memelihara keamanan. Karena itu, mari kita laksanakan tugas dengan ikhlas, sabar, dan penuh tanggung jawab agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat,” demikian penekanan Kapolda dalam pertemuan tersebut.


Ia juga mengharapkan komunikasi dan pertukaran informasi antara Polda Maluku dan Binda Maluku dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, berbagai persoalan di masyarakat dapat diidentifikasi lebih awal dan ditangani secara terkoordinasi.


Menurut Kapolda, penguatan sinergi tidak cukup berhenti pada pertemuan formal, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan. Ia turut mendorong pengembangan desa percontohan yang dapat menjadi model kolaborasi dalam menjaga keamanan, memperkuat kebersamaan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.


Program tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara bertahap apabila pelaksanaannya memberikan hasil positif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.


Selain hal-hal tersebut diatas, Pertemuan Kapolda dan Kabinda Maluku juga menyoroti pentingnya memahami karakteristik sosial masyarakat serta dinamika keamanan di setiap wilayah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, pencegahan, dan pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


Dalam konteks Maluku yang memiliki keragaman sosial dan budaya, koordinasi lintas institusi perlu disertai pendekatan yang menghormati kearifan lokal, memperkuat persaudaraan, dan mencegah berkembangnya persoalan menjadi konflik terbuka.


Polda Maluku memandang bahwa stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, upaya pemeliharaan kamtibmas perlu didukung komunikasi yang terbuka, respons yang terukur, serta penanganan masalah berdasarkan fakta dan ketentuan hukum.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi kelembagaan untuk mendukung pemeliharaan keamanan di wilayah Maluku.


“Sinergi antara Polda Maluku dan Binda Maluku sangat penting dalam mendukung deteksi dini, pencegahan gangguan kamtibmas, serta penanganan berbagai persoalan secara terkoordinasi. Kami ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan berorientasi pada keamanan, ketenangan, dan kepentingan masyarakat,” ujar Kabid Humas.


Ia menambahkan, Polda Maluku berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya.


Menurutnya, partisipasi masyarakat dan penguatan nilai-nilai persaudaraan merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan damai.


“Keamanan bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan, mencegah persoalan sejak awal, dan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman. Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.


Kunjungan silaturahmi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara Polda Maluku dan Binda Maluku, khususnya dalam pertukaran informasi strategis, pemetaan potensi kerawanan, serta penyusunan langkah pencegahan yang sesuai dengan kondisi wilayah.


Melalui sinergi yang semakin kuat, kedua institusi diharapkan dapat mendukung terciptanya stabilitas keamanan yang berkelanjutan, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi kehidupan sosial dan pembangunan di Maluku.


Polda Maluku menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai kewenangan masing-masing institusi, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta penghormatan terhadap hukum dan hak asasi manusia.


Ykb

Iklan

iklan