Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang di Enam Distrik

Kamis, September 10, 2026, 14:30 WIB Last Updated 2026-09-10T07:37:14Z

Yahukimo, Kompasone.com — Pemerintah Kabupaten Yahukimo bergerak cepat merespons krisis pangan akibat musim kemarau panjang. Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP., secara langsung menyalurkan bantuan berupa beras dan dukungan finansial kepada masyarakat di enam distrik yang terdampak kekeringan.

​

Enam distrik tersebut yakni Distrik Kurima, Tangma, Mugi, Yogosem, Werima, dan Ukha. Penyaluran bantuan berlangsung dari Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan akibat dampak kekeringan.


Musim kemarau panjang telah berdampak pada aktivitas pertanian masyarakat. Kondisi kekeringan menyebabkan tanaman lokal sulit tumbuh dan hasil kebun menurun. Di sisi lain, keterbatasan stok bahan makanan pokok di sejumlah toko dan kios turut membuat masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan merupakan bantuan sosial (bansos) maupun bantuan yang berasal dari stok gudang dinas, melainkan bentuk kepedulian dan upaya pemerintah daerah dalam merespons kondisi masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang.


“Bantuan ini bukan dari Bansos atau dari gudang dinas. Ini merupakan upaya pemerintah untuk menangani kondisi musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan tanaman lokal dan berkurangnya stok beras di sejumlah toko dan kios di daerah,” ujar Esau Miram.


Menurutnya, pemerintah daerah turut merasakan beban masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan secara normal. Karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai langkah dan upaya untuk membantu masyarakat sesuai dengan kemampuan yang ada.


“Melihat situasi masyarakat yang susah mendapatkan makanan secara normal, kami pemerintah juga menjadi beban besar. Karena itu, kami terus melakukan langkah dan proses upaya. Hari ini kami bisa membantu enam distrik. Bantuan ini juga harus sampai kepada masyarakat supaya mereka bisa mendapatkan bagian dan sedikit membantu mengatasi serta mengurangi beban hidup masyarakat,” katanya.


Esau juga mengajak masyarakat, pemerintah kampung, serta gereja untuk bersama-sama berdoa agar kondisi kemarau panjang segera berlalu dan Tuhan memberikan jalan keluar bagi masyarakat Yahukimo.

“Kami berharap masyarakat, pemerintahan kampung, bersama gereja, kita sama-sama berdoa agar Tuhan mendengar dan mengabulkan doa kita. Semoga ada jalan keluar dari musim yang membuat semua orang panik dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.


Ia berharap hujan segera turun sehingga aktivitas masyarakat, khususnya pertanian dan distribusi bahan makanan pokok, dapat kembali berjalan normal.


“Kita berdoa supaya situasi ini berlalu cepat dan ada berkat hujan yang bisa memudahkan jalur keluar-masuk bahan makanan pokok, sehingga dalam waktu singkat kehidupan masyarakat dapat kembali normal,” lanjut Esau.


Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan bahwa kondisi efisiensi anggaran juga terjadi di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Yahukimo. Karena itu, setiap bantuan yang tersedia harus dimanfaatkan secara baik dan dibagikan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.


“Kita perlu pahami bersama bahwa di setiap daerah, termasuk Kabupaten Yahukimo, terjadi efisiensi anggaran. Sehingga apa pun dan berapa pun yang bisa dibantu harus dipergunakan dengan baik dan dibagikan secara merata kepada masyarakat. Jangan melihat dari berapa banyak jumlahnya dan berapa nilainya, tetapi lihatlah bahwa itu merupakan bagian dari berkat yang harus kita syukuri,” tegasnya.


Kabupaten Yahukimo memiliki 51 distrik, dengan 50 distrik berada di luar ibu Kota Dekai, kabupaten kabupaten. Di tengah kondisi kemarau, distrik-distrik yang berada dalam kondisi aman terus menjalankan aktivitas masyarakat, khususnya berkebun sebagai sumber utama pemenuhan kebutuhan pangan.


Pemerintah Kabupaten Yahukimo berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi akibat musim kemarau panjang.




>Alick

Iklan

iklan