Pamekasan, Kompasone.com - Di tengah hantaman badai isu tak sedap yang sengaja diembuskan oleh sejumlah pihak, sosok pendiri organisasi sosial Bani Insan Peduli (BIP), Bang Ali Zainal Abidin, justru menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin yang matang dan berjiwa besar.
Menyikapi dinamika yang berkembang belakangan ini, ribuan relawan BIP dari berbagai penjuru berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Klarifikasi yang digelar khidmat di salah satu gedung pertemuan di Pamekasan. Acara ini diinisiasi untuk meluruskan berbagai opini bias yang dinilai sengaja mengaburkan nama baik sang pemegang kebijakan tertinggi di lembaga sosial tersebut.
Sosok Bang Ali Zainal Abidin selama ini dikenal luas oleh masyarakat Madura, khususnya Pamekasan, sebagai figur miliarder yang dermawan. Kepeduliannya yang tinggi terhadap nasib kaum fakir miskin dan anak-anak yatim telah mengharumkan nama keluarga besar Bani. Namun, tak ada gading yang tak retak; kebaikan tersebut baru-baru ini diuji oleh serangan tuduhan dari beberapa lembaga yang mencoba meredupkan reputasinya.
Menariknya, alih-alih merespons dengan kemarahan, pria berwajah teduh ini menghadapi badai fitnah tersebut dengan ketenangan jiwa yang luar biasa dan senyuman tulus yang menyejukkan.
"Setiap jalan kebaikan pasti akan selalu diuji. Ujian ini hadir bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk mendewasakan kita semua agar tumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan tangguh," ujar Bang Ali dengan nada tenang namun sarat makna dari atas mimbar.
Dalam orasinya yang memukau, Bang Ali juga menegaskan bahwa riak-riak fitnah yang ia hadapi saat ini sama sekali tidak menggoyahkan komitmen sosial kemanusiaan BIP. Dengan tegas beliau menganalogikan ujian ini sebagai bagian dari proses "napak tilas" perjuangan moral.
Beliau mengingatkan para relawan bahwa tantangan yang dihadapi BIP hari ini belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan beratnya ujian dan penderitaan yang dialami oleh Baginda Nabi Muhammad SAW saat menyebarkan kebenaran.
Ketimbang menghabiskan energi untuk berkonfrontasi, Bang Ali mengajak seluruh elemen relawan untuk tetap fokus pada kerja-kerja sosial nyata di tengah masyarakat.
Ketegasan yang dibalut kesabaran tanpa batas dari Bang Ali sontak memicu gemuruh sorak-sorai dan tepuk tangan bangga dari seluruh relawan yang memadati gedung. Sikap ksatria dan keteguhan iman yang ditunjukkan sang pendiri dinilai menjadi bukti nyata atas integritas pribadi beliau yang tidak goyah oleh badai politik praktis maupun serangan opini sepihak.
Dengan terlaksananya silaturahmi ini, seluruh relawan BIP menyatukan barisan dan menyatakan komitmen penuh untuk tetap berada di belakang Bang Ali Zainal Abidin, melanjutkan estafet kebaikan demi membantu mereka yang membutuhkan di bumi Madura.
(R. M Hendra)
