Bintan, kompasone.com - Warga sangat berharap, Jalan Raden Patah yang terletak di Desa Buyu, Kampung bukit di perhatikan, baik oleh legislatif oleh anggota dewan Kabupaten Bintan, dan Pemerintah Daerah. Masyarakat meminta jalan tersebut segera diaspal.
Padahal di Dapil tersebut, ada anggota Dewan dari Partai Golkar. Masyarakat meminta memperhatikan jalan yang sudah tak layak lagi, apa lagi rumah warga yang padat di tambah pula dengan adanya sekolah SMPN 28 di kampung tersebut.
Dalam pantauan kompasone.com di lokasi, jalan tersebut sudah harus diaspal. Dan keberadaan SMPN 28 sudah cukup lama berada di Desa Buyu. Kamis (18/6/26).
Sampai sekarang belum juga ada perhatiannya oleh Pemerintah Kabupaten Bintan, juga dewan yang dapilnya termasuk di kampung ini.
"Seharusnya pedulilah mengenai ada sekolah yang mengharapkan jalan tersebut itu di aspal, untuk kelancaran dalam hubungan pendidikan juga hubungan ekonomi warga kampung tersebut," ujar salah seorang guru di SMPN28, sebut saja Udin kepada kompasone.com.
Ia mengatakan mereka yang mengajar di sekolah itu apa bila musim hujan, air pada tergenang di jalan tanah. Bahkan sampai banjir, belum lagi anak murid yang pulang sekolah, mereka buka sepatu untuk melewati jalan yang tergenang air.
Pada kesempatan itu juga jurnalis kompasone.com mendatangi salah seorang murid. Epi menjelaskan mereka kalau di hari hujan itu sepatu di buka dan jalan kaki.
"Kami sangat hati-hati lantaran berlumpur, belum pula kalau di musim panas, jalan berdebu membuat pakaian berubah warna ke merahan di akibatkan jalan yang tak di aspal ini. Mudah mudahan saja kata Pemerintah Bintan, dan dewan Bintan, cepat dengan cekatan untuk mengaspal jalan di SMPN 28 Bintan ini," pungkas Epi.
(perwakilan Kepri,Handoko).
