Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Sinergi Tangguh di Laut | KSOP Kalianget Sukses Kawal Evakuasi Medis Darurat dalam Simulasi Wet Drill

Selasa, Juni 16, 2026, 14:47 WIB Last Updated 2026-06-16T07:47:41Z

 


Sumenep, Kompasone.com - Komitmen terhadap keselamatan maritim kembali ditunjukkan secara nyata oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget. Di bawah komando Azwar Anas, S.H., M.Hum., KSOP Kalianget berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan Wet Drill (simulasi basah) evakuasi medis kru kapal Pan Marine 14 yang mengalami kondisi darurat di wilayah Blok Maleo, Senin (15/06/2026).


Skenario latihan yang telah dimulai sejak Senin, 8 Juni 2026 lalu ini, mengkondisikan situasi darurat di mana seorang kru kapal dilaporkan mengalami cedera tangan serius (hand injury) serta gangguan kardiovaskular. Kondisi kritis tersebut menuntut adanya penanganan medis yang cepat, tepat, dan terukur.


Guna mempercepat proses pertolongan, korban dievakuasi melalui jalur laut menuju Pelabuhan Kalianget. Merespon situasi darurat tersebut, KSOP Kalianget bergerak taktis dengan mengerahkan Kapal Negara Patroli Kelas IV dan Kapal Negara Patroli Kelas V.


Pengerahan armada ini bertujuan utama untuk melakukan pengamanan ketat pada alur pelayaran yang dilalui oleh kapal evakuasi. Dengan steril dan terkendalinya jalur laut, proses transfer medis dapat berjalan tanpa hambatan, sehingga korban bisa segera mendapatkan penanganan lanjutan di darat.


Kegiatan Wet Drill ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi dalam menghadapi ancaman nyata di lautan. Melalui simulasi ini, seluruh pihak yang terlibat dapat:


-Menguji efektivitas prosedur evakuasi yang berlaku.


-Memperkuat rantai komunikasi agar tidak terjadi misinformasi saat kondisi darurat.


-Memastikan kesiapan unsur pendukung agar mampu bekerja secara optimal, cepat, dan efektif.


Keberhasilan simulasi ini membuktikan bahwa sinergi yang solid di antara pemangku kepentingan (stakeholders) maritim adalah kunci utama dalam menyelamatkan jiwa manusia, terutama pada situasi yang membutuhkan respon kilat.


KSOP Kelas IV Kalianget menegaskan akan terus mendukung penuh setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan keselamatan pelayaran. Langkah ini menjadi bukti nyata dari dedikasi dan pelayanan prima demi memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat maritim yang beraktivitas di wilayah perairan Indonesia.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan