Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

PKK Kabupaten Yahukimo Gelar Pelatihan dan Penguatan Awana bagi Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu

Sabtu, Juni 27, 2026, 09:17 WIB Last Updated 2026-06-27T11:25:50Z


Dekai-Yahukimo, kompasone.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Yahukimo menggelar Pelatihan dan Penguatan Awana bagi Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu sebagai upaya meningkatkan kapasitas para pendidik dalam membina karakter anak-anak sejak usia dini.


Kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru, pengasuh Sekolah Minggu, serta anak-anak Sekolah Minggu yang berlangsung di Aula OKMC, Dekai, Kabupaten Yahukimo. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh antusias.


Ketua TP PKK Kabupaten Yahukimo, Ami Y. Yahuli, S.Kep, menyampaikan bahwa untuk mencerdaskan generasi Yahukimo, para guru dan pengasuh Sekolah Minggu harus memiliki kemampuan, keterampilan, dan dedikasi yang baik dalam mendidik anak-anak. Menurutnya, guru merupakan motor penggerak dalam membentuk karakter dan masa depan generasi penerus, sehingga dituntut memiliki kemampuan serta kualitas pribadi yang baik.


Ia mengatakan bahwa di tengah perkembangan zaman saat ini, generasi muda Papua, khususnya di Kabupaten Yahukimo, membutuhkan pembinaan karakter yang kuat yang diimbangi dengan motivasi belajar. Dengan demikian, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga perguruan tinggi dan menjadi generasi yang memiliki kemampuan, daya saing, serta karakter yang baik.


Selain itu, anak-anak juga perlu dibekali dengan pengetahuan Firman Tuhan agar memiliki rasa takut akan Tuhan, menghormati orang tua, serta menghargai sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk generasi yang berkarakter baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat, daerah, maupun bangsa dan negara.


Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa mendidik anak-anak pada usia perkembangan membutuhkan kader-kader pendidik yang tidak hanya memiliki kemampuan mengajar, tetapi juga memiliki hati untuk membimbing. Guru yang hanya menguasai metode membaca dan berhitung tentu penting, namun guru yang memiliki hati mampu menanamkan etika, sopan santun, nilai-nilai ketuhanan, serta membentuk karakter generasi muda.


Pelatihan dan Penguatan Awana yang mengusung konsep "Bermain, Belajar, dan Bertumbuh" ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi dan semangat pengabdian kepada para guru dan pengasuh Sekolah Minggu dalam mencerdaskan generasi muda sejak usia dini, sehingga ke depan lahir generasi yang berwibawa, bermoral, berkarakter baik, berpengetahuan luas, serta memiliki pengalaman yang memadai untuk membangun daerahnya sendiri.


Salah satu peserta Herli menyampaikan kami beruntung untuk dapat kesempatan mengikut kegiatan pelatihan dan penguatan yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Yahukimo selama 3 hari dari tanggal 25 sampai 27. Kami mendapat banyak materi tentang cara mengajar anak anak di sekolah maupun di sekolah Minggu.


Harapan kami kegiatan seperti ini bisa dibuka ke depan dengan tanggal jadwal kegiatan lebih dari hari ini Karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, supaya ke depan teman-teman yang tidak dapat mengikuti kesempatan ini bisa mengikuti ke depan.


Saya mewakili semua peserta menyampaikan Terima kasih kepada ibu ketua PKK Kabupaten Yahukimo yang mana telah membuka peluang baik bagi guru-guru dan pengasuh sekolah Minggu sehingga untuk dapat pengetahuan baru yang nantikan akan kami memberikan kepada murid-murid kami kedepan. 


Hari ketiga sebagai menutup kegiatan tersebut, Ketua PKK kabupaten Yahukimo menyampaikan sekarang sudah ada tim Wahana Kabupaten Yahukimo, sehingga setiap gereja mau belajar dengan pelatihan seperti ini bisa mengadakan di setiap gereja.


Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari Di akhir menuju penutupan kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Yahukimo menyampaikan rasa syukur atas penyertaan dan perlindungan Tuhan sehingga seluruh rangkaian Pelatihan dan Penguatan Awana bagi Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu dapat berlangsung dengan lancar. 


"Selama tiga hari, hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan, para peserta menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap materi sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada anak-anak Sekolah Minggu di Kabupaten Yahukimo," tutupnya.


Aliknoe

Iklan

iklan