TAPUT, kompasone.com - Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) diingatkan agar tidak digunakan untuk keperluan judi online (judol) maupun kebutuhan konsumtif tetapi diprioritaskan untuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni P Lumbantoruan saat menghadiri pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sekaligus pembukaan rekening kolektif PKH dan Program Sembako Tahap I Tahun 2026 di Kantor Camat Tarutung, Senin (11/5).
Dalam kesempatan itu, Deni meminta masyarakat memanfaatkan bantuan pemerintah secara bijaksana dan tepat sasaran demi mendukung kebutuhan dasar keluarga.
“Bantuan ini diharapkan dimanfaatkan secara bijaksana untuk pendidikan anak, kesehatan, dan kebutuhan pokok rumah tangga, bukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujar Deni.
Dia juga mengingatkan agar bantuan sosial tidak disalahgunakan untuk aktivitas judi online yang belakangan semakin marak dan merugikan masyarakat.
Sekadar diketahui, pada penyaluran Tahap I Tahun 2026, jumlah penerima manfaat KKS Sembako dan PKH di Kabupaten Tapanuli Utara mencapai 695 KKS.
Rinciannya, Kecamatan Tarutung sebanyak 196 KKS dan Kecamatan Siatas Barita 85 KKS, sementara 414 KKS lainnya tersebar di 13 kecamatan lain di Kabupaten Tapanuli Utara.
(Bernat L Gaol)
