Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Standing Instruction Auto Debet BJB Bikin Nyaman Peserta Taspen P3K Kabupaten Kuningan

Jumat, Mei 08, 2026, 22:12 WIB Last Updated 2026-05-08T15:13:22Z

 

Ket. Foto Kiri - Kanan :
Sekdis Disdik H. Pipin M. Aripin SPd, MPd dan Kadisdik Kuningan DR. H. Elon Charlan SPd, MPd

Kuningan, kompasone.com - Berawal adanya rumor bahwa ratusan P3K akan demo ke Disdik Kuningan membuat Jurnalis kompasone.com standby hampir 2 jam menanti kebenaran rumor tersebut.


Hari Jumat 8 Mei 2026 akhirnya berduyun duyun rombongan pegawai P3K berdatangan, diperkirakan sekitar seratus orang lebih.


Beberapa orang yang dimintai keterangan atas kedatangan para pegawai P3K mengaku dirinya hanya dapat instruksi dari korwil agar hari ini ( Jumat 8 Mei ) untuk datang ke Disdik.


"Kami datang dari berbagai korwil datang ke sini katanya untuk MoU dengan pihak Taspen dan Bank BJB," begitu yang dikatakan beberapa orang kepada jurnalis kompasone.com.


Sesaat kemudian para pegawai P3K dikumpulkan di ruang lobi dan di situ sudah tampak ada Rofik Manager Konsumer perwakilan dari pihak Bank BJB, Lesi dari pihak PT Taspen Life Jakarta dan Eka perwakilan dari PT Taspen Cirebon.


Namun ketika Arif jurnalis kompasine.com di dalam ruangan untuk melakukan peliputan, terjadi insiden pengusiran oleh Sekdis H. Pipin MPd.


"Tolong pak Arif keluar ya," ucap Sekdis yang membuat satu ruangan yang dipenuhi oleh pegawai P3K terkesiap kaget dan suasana hening sesaat.


Insiden tersebut oleh Arif jurnalis kompasone.com langsung dilaporkan ke Pimred di jakarta melalui pesan singkat dan mendapat jawaban dari Pimred "laporkan pak," demikian jawaban pesan singkat yang diterima oleh Arif dari Pimred kompasone.com.

Ket. Foto Kiri - Kanan : Udin Jaenal Abidin 
Ibu LESI perwakilan Taspen Jakarta ( baju merah ) - Ketua Forum P3K Udin Jaenal Abidin

Kemudian pesan singkat itu oleh Arif jurnalis kompasone.com diperlihatkan ke salah satu staf Disdik.

"Maaf pak Sekdis bukan bermaksud melarang peliputan, tapi beliau ingin acara pertemuan antara pegawai P3K dengan pihak Taspen dan Bank BJB lebih fokus," jelas Staf Disdik yang kemudian berjanji akan menyampaikan langsung ke Sekdis dan sekitar 1 jam setelah acara selesai, Sekdis mendatangi Jurnalis kompasone.com dan mengucapkan permohonan maaf karena insiden tadi mungkin di anggapnya sebagai kesalahpahaman.


Menurut penjelasan Sekdis Disdik H. Pipin MPd mewakili Kadisdik Kuningan DR. H. Elon Charlan SPd, MPd bahwa pertemuan pihak Disdik dengan pihak Taspen merupakan pertemuan yang ke tiga kalinya per hari ini Jumat 8 Mei 2026.


"Kami pihak Disdik menjembatani P3K dengan pihak Taspen dan Bank BJB berkenaan kelanjutan dari keikutsertaan sebagai peserta Taspen.


"Kami mencoba mengurai permasalahan Taspen dan mensinkronkan data kongkrit peserta Taspen agar tidak terjadi lagi permasalahan seperti kemaren dan itu bisa terjadi dikarenakan sebelumnya pengelolaan uangnya secara manual oleh bendahara Disdik," jelas Sekdis Disdik Kuningan H. Pipin MPd.


Lebih lanjut Sekdis menerangkan bahwa dengan adanya MoU antara pegawai P3K dengan pihak PT Taspen dan Bank BJB itu akan lebih aman dan nyaman karena sistemnya Auto Debet dan pertanggungjawabannya personal antara si pegawai P3K dengan Bank BJB.


Sementara Udin Jaenal Abidin Ketua Forum pegawai P3K yang hadir di acara tersebut membenarkan bahwa dengan adanya MoU dengan pihak PT Taspen dan Bank BJB dirasakan nyaman dan lebih aman.


"Saya sebagai ketua forum P3K mewakili rekan mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Pendidikan yaitu pak kadis Elon dan pak Sekdis H. Pipin serta kepada pihak lainnya yang sudah membantu membereskan persoalan ini," ucap Udin terlihat terharu.


Liputan :

Arif Rahman

Ka.Biro Kuningan Jabar


Iklan

iklan