TAPUT, kompasone.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) mempercepat transformasi digital birokrasi dengan melatih Aparatur Sipil Negara (ASN) memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam penyusunan program dan kegiatan pemerintahan.
Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Workshop Penyusunan Proposal Kegiatan Berbasis AI yang dibuka Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan di Aula Martua Kantor Bupati setempat Senin (2/2).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan transformasi digital, reformasi birokrasi, serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Workshop tersebut diikuti para sekretaris dan kepala subbagian program dari seluruh perangkat daerah.
Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa pemanfaatan AI bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja ASN.
Namun, Deni juga mengingatkan agar teknologi tersebut tidak digunakan secara sembarangan tanpa proses evaluasi.
“AI bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan, tetapi tidak semuanya diserahkan kepada AI. Hasilnya tetap harus dibaca secara kritis dan disesuaikan dengan kondisi. Jangan langsung copy dan paste,” tegasnya.
Penggunaan AI kata Deni harus tetap mengedepankan analisis dan pemahaman terhadap kebutuhan riil masyarakat, sehingga program yang disusun benar-benar tepat sasaran.
Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM setempat Jenri Simanjuntak pada intinya menyampaikan tujuan workshop tersebut.
Workshop dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung, dengan menghadirkan Edy Arianto Purba, Konsultan Manajemen Operasional, sebagai narasumber pendampingan teknis pemanfaatan AI dalam konteks pemerintahan.
(Bernat L Gaol)
