Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Festival Pantai Wan Seri Beni Ramai Dikunjungi Turis Manca Negara

Minggu, September 07, 2025, 20:41 WIB Last Updated 2025-09-07T13:42:10Z

Bintan, kompasone.com - Pada hari Sabtu (6/9) pagi, pukul 8.12 WIB, Festival Pantai Wan Seri Beni di Desa Sebong Pereh resmi dibuka oleh Asisten Daerah (Asda 1) Bintan, Panca.


Kepada Kompasone.com Panca menjelaskan even di adakan rutin setiap setahun sekali. Pemerintah Daerah Bintan  berupaya keras agar even-even seperti ini terus di adakan.


Ini adalah salah satu upaya untuk memajukan juga daerah Sebong Pereh.  Agar daerah ini mampu mendatangkan juga turis nasional. Selain wisatawan domestik, juga yang dari negara tetangga.


Kepala Desa Sebong Pereh Bahari saat diwawancara kompasone.com  mengatakan, dalam acara festival pantai wan seri beni di desanya, memang acara terus kita adakan setiap tahun.


Salah satu tujuannya yaitu membantu kepada warga Sebong Pereh khususnya, untuk menunjang prekonomian mereka sehari hari. Di even ini dibuka beraneka stand, seperti kuliner, kerajinan tangan dan jual bermacam-macam permainan anak anak.


Ada juga lomba dalam perlombaan jum. Ada tiga kelas yang di pertandingan. 1. Jum besar, 2. Jum sedang, dan 3. Jum kecil. Dalam perlombaan ini, hadiahnya juara satu Rp 1.500.000 ribu, dan juga Jum sedang dan Jum kecil juara 1 nya, juga sama hadiahnya.


Bahari menambahkan, ia sudah bicarakan juga kepada Kepala Dinas Pariwisata Bintan agar pertandingan dragon boot itu tahun depan diadakan kembali. Dulu sudah ada, entah mengapa kini dragon boot itu hilang.


Untuk perlombaan jum tahun ini. Kunjungan turis manca negara yang datang menyaksikan  naik, sekitar 25 orang yang datang. Mereka berasal dari negara Australia, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Malaysia. 

"Ini pertanda Desa Sebong Pereh lambat launnya akan menjadi daerah pariwisata juga seperti daerah lainnya," kata Bahari.


Sementara, Pengurus  Pokja 3 Sari mengatakan, mereka beranggotakan 12 orang ini di PKK. Banyak yang sudah dibuat oleh mereka bidang kerajinan tangan. Seperti membuat tanjak, celengan antik, mikoprin, tas dari tali plastik dan banyak lagi yang lainnya.


"Namun untuk di pasarkan ke luar itu kami belum mempunyai relasi. Mudah-mudahan saja dengan kami terus menonjolkan kerajinan tangan kami ini dari PKK, barang kami ini di kenal kepada masyarakat yang datang berkunjung," ujar Sari.


Perwakilan Kepri (Handoko).

Iklan

iklan