Pasuruan, Kompasone.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas dan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Hotel Royal Senyiur, Pandaan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Ormas sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan yang digelar hari Jumat dan Sabtu tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo. Turut serta dalam acara ini perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), unsur Ormas, dan media lokal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan.
Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menyampaikan bahwa keberadaan Ormas memiliki kontribusi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mengawal kebijakan pembangunan. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat harus terus ditingkatkan.
“Organisasi masyarakat tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan. Kami ingin memastikan kapasitas mereka terus berkembang dan mampu memberikan sumbangsih nyata,” ujar Rusdi Sutejo di hadapan peserta sosialisasi.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan, Drs. Eddy Supriyanto, MM. , menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan yang bersifat edukatif dan mendorong transparansi dalam pengelolaan organisasi. Ia berharap seluruh peserta dapat menyerap materi yang diberikan untuk diaplikasikan dalam kegiatan kemasyarakatan.
Sugeng Samiaji selaku Ketua DPD Jawapes Jawa Timur turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap inisiatif Bakesbangpol. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam membangun relasi yang sehat dan produktif dengan kelompok masyarakat sipil.
“Forum ini bukan hanya wadah sosialisasi, tapi juga sarana pembelajaran yang membuka ruang dialog antara pemerintah dan Ormas. Kita semua perlu menjaga semangat sinergi agar terus tumbuh bersama,” ungkap Sugeng kepada wartawan usai acara.
Sosialisasi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi organisasi. Mereka membahas sejumlah topik penting, termasuk regulasi terkini yang mengatur keberadaan Ormas, tata kelola kelembagaan, hingga strategi pemberdayaan berbasis partisipasi komunitas.
Antusiasme peserta tampak tinggi saat sesi diskusi terbuka digelar. Banyak perwakilan Ormas mengajukan pertanyaan kritis dan menyampaikan masukan terkait dinamika yang dihadapi dalam menjalankan organisasi di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jaringan komunikasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan Ormas di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah daerah menargetkan agar ke depan, Ormas dapat menjadi mitra yang aktif, solutif, dan profesional dalam mendukung pembangunan.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Bakesbangpol menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan ruang partisipatif yang mempertemukan suara pemerintah dan masyarakat dalam satu tujuan: membangun daerah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
