Kota Sorong, Kompasone.com — Salah satu kediaman target tindak pidana Korupsi, yang beralamat di lokasi jalan Basuki Rahmat Km 11,5 Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (26/7)
Target (YS) diduga merupakan salah satu kontraktor yang kerap kali melakukan aktifitas bisnis ilegal dengan mengunakan beberapa dokemen bodong atau palsu. Untuk meraup anggaran pemerintah daerah yang ada di Provinsi Papua Barat Daya.
Dari dokumen-dokumen palsu tersebut YS kemudian meminta pekerjaan kepada pemerintah daerah untuk mengerjakan pekerjaan yang berasal dari anggaran APBD, Provinsi dan BUMN selaku kontraktor yang akan mengerjakan beberapa pekerjaan tersebut. Us juga mengunakan salah satu nama perusahaan atau PT. MPN untuk mengerjakan pekerjaan pemerintah.
Saat di konfirmasi awak media, YS beralasan tidak berada di kantor setiap kali di konfirmasi. Tidak hanya itu, salah satu karyawan yang berada di kantor yang juga enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa YS sering keluar untuk memancing jadi tidak bisa untuk ditemui.
"kalaupun ditemui mungkin malam atau kantor ini sudah tutup," ungkapnya.
Hingga saat ini, YS yang akan ditemui untuk dimintai keterangan mengenai dokumen dan pekerjaan pun, masih belum bisa untuk ditemui oleh media.
(Dedi)
