Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Tiga Orang Calon PPS Desa Saobi, yang Lolos 6 Besar, Diduga Bawaan Orang Khusus

Senin, Mei 20, 2024, 17:53 WIB Last Updated 2024-05-20T10:53:18Z


Sumenep, Kompasone.com - KPUD Sumenep sudah Nodai kepercayaan masyarakat sumenep dengan kurangnya ketegasan dalam mengatasi beberapa persoalan yang terjadi di beberapa kecamatan, hal tersebut sangat dikeluhkan bahkan disorot banyak pihak.(20/5/2024)


Karena Pihak KPU Sumenep diduga sudah menerima upeti terkait kelulusan anggota PPK hingga PPS, Namun hal tersebut ditolak oleh komisioner KPUD Sumenep ( Rafiki ). Kabar tidak sedap itu tentu sangatlah Bias.


Hal tersebut akan memberikan penilaian khusus pada publik sekaligus akan diapresiasi oleh publik jika KPUD Sumenep, keluar dari jeratan tuduhan-tuduhan tersebut.


Menurut Rasyid Nadhyin, Aktivis pemerhati kebijakan publik, saya mendengar rumor, bahwa PPS Saobi Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep, Tiga orang calon PPS Desa Saobi, yang lolos 6 besar, diduga bawaan orang Khusus. Siapa orang khusus tersebut ??


Pastinya tidak akan ada asap kalau tidak ada api, dalam persoalan itu terungkap pada  ketiga orang tersebut secara tidak sengaja bercerita panjang lebar pada waktu sedang menjalani tes tulis yang tertangkap oleh telinga orang saya, bahwasanya jika saya tidak diragukan lagi, sudah pasti lulus karena ada yang membekap.


Rasyid mengungkapkan dengan detail, bahwa dari salah satu ketiganya mengatakan jika Saya pasti luluskah karena ada yang pegang. Pertanyaannya ketiga orang tersebut yang lulus karena sudah ada yang menjamin.


Rasyid menambahkan Menurut informasi kuat. tiga orang tersebut adalah (Abdullah saleh) (Nasirudin) Dan Duhairi yang sebelumnya sudah di booking oleh orang khusus tersebut atas kelulusan tes tulis ketiganya. Tiga orang calon PPS Desa Saobi, yang lolos 6 besar,


Next > Rasyid Nadhyin mengatakan pada media ini saat disodorkan beberapa pertanyaan mengenai indikasi apa yang meyakinkan bahwa 3 orang tersebut adalah titipan spesial orang-orang khusus. Rasid hanya menjawab singkat,


"Tunggu saja Mas Hendra, saya masih mau koordinasi dulu dengan orang saya terkait persoalan ini. Nah jika nantinya benar mereka lulus dengan mulus sesuai dengan apa yang mereka katakan, saya akan telpon Mas Hendra". Kata rasyid


"Dan jika sudah tiba saatnya pasti akan saya bantai dengan aturan yang ada. selain itu akan saya beberkan di depan Media.  saya akan mengambil langkah tegas. Pokoknya jangan khawatir Mas Hendra, akan saya sampaikan di pemberitaan nanti." tandasnya.


Sementara sebelum berita ini dipublikasi ke Khalayak ramai, melalui aplikasi whatsappnya Ketua KPU Rahbini, dihubungi Media Kompas satu 20/5. Tidak merespon. Diduga alergi kontrol dan pemberitaan.


Selain itu awak Media Kompas juga menghubungi Orang yang menitipkan ketiga orang yang disebut di atas oleh Rasyid, namun sangat disayangkan Henpon off. Sehingga media ini tidak dapat menggali keterangan.


(R.M Hendra)

Iklan

iklan