Kota Malang, Kompasone.com - Dalam rangka mendukung kelancaran dan kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (WWF) Ke-10 di Bali, Satlantas Polresta Malang Kota mengirimkan 11 personel terbaik beserta kendaraan dinas andalan mereka.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan kelancaran mobilitas dan keamanan selama berlangsungnya WWF Ke-10, yang akan diadakan pada 18-25 Mei 2024. Untuk tugas tersebut, selain personel, Satlantas Polresta Malang Kota juga mengirimkan satu unit mobil dan dua unit sepeda motor dinas.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, menyatakan bahwa pengiriman personel dan kendaraan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi langsung Korlantas Polri dan Polda Jawa Timur. "Pengiriman personel terbaik dan kendaraan operasional ini adalah bagian dari upaya kami dalam memastikan pengamanan WWF Ke-10 di Bali," ungkap Kompol Aris pada Sabtu (18/05).
WWF adalah forum air global yang diadakan setiap tiga tahun sekali. Tahun ini, Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah, dengan Bali sebagai lokasi pelaksanaan. Diperkirakan acara ini akan dihadiri oleh 43 duta besar dan perwakilan dari empat organisasi internasional.
WWF Ke-10 akan membahas empat pokok utama, yaitu konservasi air, air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam. "WWF Ke-10 merupakan event internasional yang diikuti oleh puluhan negara dan dihadiri oleh kepala negara serta pejabat pemerintahan, sehingga diperlukan pengamanan dan pengawalan yang ketat," lanjut Kompol Aris.
Personel yang diberangkatkan telah melakukan perjalanan sejak Selasa (14/05) dan akan bertugas hingga WWF Ke-10 selesai. Menurut Kompol Aris, tidak ada persiapan khusus yang diperlukan bagi personel tersebut karena mereka sudah terbiasa dengan tugas pengawalan. Hanya pengecekan kendaraan dinas yang dilakukan untuk memastikan kondisi prima selama pemakaian.
"Personel telah tiba di Bali bersama rombongan Satlantas Polda Jatim dan melaporkan bahwa perjalanan berjalan lancar tanpa kendala," tutupnya.
(Muh)

