Maybrat, Kompasone.com - Maraknya Aksi Kampanye Hitam Black Campaign dan opini serta isu - isu In Toleransi oleh Oknum Oknum Tidak bertanggungjawab di Media sosial dan Group Whatsapp yang berpotensi membuat tensi perpecahan yang berdampak pada Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kamtibmas Di Maybrat Akhir ini, hal tersebut mendapat perhatian dan tanggapan serius oleh Bakal Calon Bupati Maybrat Papua Barat Daya periode 2024-2029 Kornelius Kambu S. Sos. M. Si. Melalui Pesan Whatsapp yang diterima media ini, kamis, (16/05/2024).
Dalam pesan tersebut Dirinya menuturkan Untuk semua elemen-elemen masyarakat Maybrat agar Jangan menciptakan hal hal negatif yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan menganggu kamtibmas serta Menghambat Tahapan pilkada Maybrat 2024-2029.
Lanjut Kone, Dirinya mengajak Seluruh elementer anak bangsa di Maybrat untuk menciptakan Demokrasi yang Aman Dan Damai Di Maybrat dengan menghindari Kampanye Hitam, sikap intoleransi sesama umat beragama dan menumbuhkan rasa nasionalisme, Kasih persaudaraan terhadap sesama Masyarakat Maybrat.
Kita semua anak anak Maybrat, Masyarakat Maybrat Untuk itu maka Jangan kita saling melakukan hal hal yang negatif tetap mari kita saling menghormati dan menghargai serta Menciptakan iklim suasana aman dan damai terutama pesta demokrasi di Maybrat yang sedang berlangsung tahapannya.
Kita tawarkan konsep, ide dan gagasan visi serta misi yang akan kita lakukan di Maybrat.
" Ajang pesta demokrasi bukan sebagai hal yang membawa perpecahan, apalagi konflik, saya pikir tidak, " Tegasnya.
Dirinya berharap dan mengajak para bakal calon bupati dan segenap elemen masyarakat agar semua jaga Maybrat yang bermartabat, Dengan tidak melakukan kampanye Hitam, sikap intoleran, serta rasa nasionalis serta memberikan pembelajaran politik, Demi Maybrat yang aman damai maju Mandiri dan sejahtera tutupnya.
( AK 27 )
