Taput, Kompasone.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Utara (Taput) musnahkan Barang Bukti (BB) Narkotika, Senjata Tajam (Sajam) jenis Celurit hingga senjata mainan Revolver.
Barang bukti tersebut dimusnahkan lantaran kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap (Inkracht).
Kepala seksi Barang Bukti, Rio Batari Silalahi dalam laporannya memaparkan bahwa BB yang dimusnahkan itu terdiri dari 90 gram narkotika jenis sabu.
Kemudian, 16 gram ganja, 18 potong pakaian, 9 unit Handphone, sebilah celurit, 1 unit senjata mainan Revolver, 1 buah selang blender.
Selanjutnya 3 buah tas sandang, 4 buah jerigen besar serta patahan kayu, 2 timbangan electrik, Pipa kaca, bong, dot, pipet plastik, kertas tiktak hingga kertas timah.
Untuk pemusnahan BB sendiri dilakukan dengan tiga cara.
"Terhadap BB berupa narkotika jenis shabu dilakukan dengan menggunakan blender yang diisi air panas, kemudian terhadap BB Handphone, Celurit, senjata mainan, timbangan electrik dan pipa kaca dilakukan dengan cara dipukul dihancurkan pakai martil," terangnya seraya menyebut BB Ganjar, pakaian dan lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
Pantauan kompasone.com, pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung oleh Kejari setempat Donny K Ritonga di halaman kantor Kejari setempat, Kamis (26/5) siang sekira pukul dihadiri Forkopimda.
Kegiatan tersebut juga dihadiri PJ Bupati Taput, Dimposma Silaban, turut juga dihadiri dihadiri perwakilan Polres Taput, Rutan Kelas II B Tarutung serta para Kepala seksi Kejari setempat.
Pada kesempatan itu, Kajari Taput, Donny K Ritonga menyebut kalau kasus penyalah gunaan narkoba di daerah itu sudah termasuk luar biasa.
Sehingga Kedepan diharapkan semua pihak sependapat untuk menekan peredarannya.
"Pemusnahan BB kali ini, perlu saya sampaikan terhadap Pj Bupati, bahwa apabila kita melihat barang bukti yang dominan itu adalah Narkoba. Maka terkait dengan Narkoba ini di Tapanuli Utara angkanya sudah tinggi. Sudah termasuk kategori extraordinari Crime (kejahatan luar biasa)," ujarnya
Dia juga menyebut kalau dalam setiap bulan berkas perkara yang ditangani pihaknya kasus Narkoba merupakan kasus yang dominan.
Oleh karena itu katanya, melalui kegiatan itu diharapkan jadi momentum baik untuk bersama sama untuk mencegah terjadinya penyalahan narkoba.
Dia juga menyebut kalau tindak pidana kesosilaan di daerah itu sudah menjadi perhatian khusus pihaknya. Karena setiap bulannya hampir ada berkas perkara terkait kesosilaan melibatkan anak.
Diharapkan kepada dinas terkait agar bersama sama mensosialisasikan agar tindak pidana kita bisa cegah.
Sementara Pj Bupati Taput Dimposma menyebut terkait angka angka Narkotika yg disampaikan Kajari nanti bisa kita berkoordinasi didalam Forum Forkopimda bagaimana aksi kita agar angka kasus narkoba tersebut tidak naik dari tahun ketahun.
Terkait asosila tadi, kami akan mengarahkan bagaimana mensinergikan program program sehingga tingkat asosila terhadap anak ini diturunkan.
(Bernat L Gaol)

