Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 17 April 2018

Penuh Haru ! 30 Napi Basuh Kaki Ibunda



TEGINENENG-Isak tangis dan haru iringi prosesi ritual membasuh kaki orangtua yang dilakukan oleh anak-anak yang menjadi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung.

Sebanyak 30 orang anak laki-laki duduk bersimpuh dihadapan orang tuanya sembari menangis dan menatap mata sang ibu dan ayah. Acara ini dilakukan dihari bakti pemasyarakatan ke 54 di LPKA Kelas II Bandar Lampung , Selasa (17/04/18).

Seketika suasana lapas berubah penuh haru. Terdengar tangisan yang bukan hanya dari anak-anak dan orangtua tersebut, namun keluarga yang hadir maupun petugas lapas nampak meneteskan airmata saat acara tersebut berlangsung.

Untuk diketahui Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung melaksanakan kegiatan family and society gathering membasuh kaki bunda secara serentak oleh anak binaan hukum (ABH) yang sedang menjalani pidana dan kegiatan ini juga berlangsung ke LPKA se-indonesia dengan mendapatkan Rekor Muri Indonesia, Selasa (17/04/18).

Kepala LPKA Kelas II Bandar Lampung Sugandi mengatakan, kegiatan pencucian kaki bunda ini diikuti oleh 30 orang anak penghuni LPKA Kelas II Bandar Lampung.

“Kegiatan ini diikuti 13 LPKA diseluruh Indonesia, kegiatan ini juga dalam rangka perayaan ulang tahun ke-54 LPKA,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, selain kegiatan membasuh kaki bunda. Ada rangkaian kegiatan lagi seperti Khatam Alquran, melukis bersama dan memberi motivasi kepada anak-anak yang menjalani pidana.

“Disini ada 225 anak yang menjalani masa pidana, dan tidak semua kegiatan ini diikuti oleh anak-anak. Ada 30 anak yang ikut mencuci kaki bunda, khatam Alquran 21 anak dan melukis bersama sebanyak 10 orang,” terangnya.

Sementara Galang, salah satu Napi anak dengan haru meminta maaf kepada ibunya yang telah melakukan perbuatan salah sehingga orang tuanya bersedih.

"Dengan adanya acara ini, saya sampaikan dan saya akan berjanji tidak akan melakukan kesalahan saya lagi,  saya disini terlibat kasus asusila dengan Vonis 5 tahun masa binaan,  usainya masa binaan saya disini saya akan angkat drajat orang tua saya agar lebih wibawa lagi,"pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages