Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 17 April 2018

Dendi Ramadhona Bupati Pesawaran Berta'jiah ke tempat kediaman Almarhum Nazirin


GEDONGTATAAN- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berta'jiah ke tempat kediaman Almarhum Nazirin yang bertempatan di perumahan Warkop Desa Sukaraja Kecamatan Gedongtataan dan sekaligus melalui Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) memberikan Akte Kematian kepada Istri Almarhum Nazirin.

”Yang sabar, semoga almarhum Nazirin diampuni semua dosa dan diterima amal baiknya. Terpenting, mudah-mudahan dilapangkan kuburnya dan bagi keluarga dikuatkan iman islamnya. Terus sekolah dan doakan bapaknya agar tenang di sisi Allah ya, nak. ” kata Dendi sambil mengusap kepala tiga anak almarhum Nazirin, Senin (16/4).

Kepada istri almarhum,Rosa,Dendi juga berpesan agar senantiasa jangan putus asa serta terus perbanyak ibadah dan mengikhlaskannya.

“Ibu Rosa, yang tabah. Harus kuat dan terus perbanyak ibadah, doakan suami agar mendapat tempat yang layak disisiNya. Semua pasti ada hikmahnya, ” ujar Dendi.

Sementara di lain waktu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa  menyerahkan langsung akte kematian, akte lahir dan Kartu Keluarga (KK) baru pada keluarga Almarhum Nazirin.

Ketut Partayasa mengatakan bahwa petugas memberikan pelayanan, terintegritas three in one, yang diterapkan Disdukcapil Kabupaten Pesawaran.

"Sengaja saya secara pribadi meyerahkan, akte lahir dan akte kematian serta KK baru, kepada istri (Nazirin, Red) sebagai wujud layanan kepada masyarakat di Kabupaten Pesawaran,"katanya Kemarin.

Dia menjelaskan penyerahan akte kematian, KK baru dan akte lahir kepada pihak keluarga sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat arti pentingnya administrasi kependu dukan yang terintegrasi three in one sepe rti akte kematian  untuk mengurus sejum lah administrasi khususnya bagi warga yang meninggal dunia.

"Akte kematian sangat penting, diantara nya untuk klaim asuransi, bisa digunakan sebagai bukti untuk menikah kembali dan bahkan bisa digunakan untuk mengambil uang duka, yang sedang diwacanakan oleh pemerintah daerah," jelasnya.

Untuk itu, dia menambahkan bagi masya rakat yang akan meembuat akte kematian bisa menghubungi petugas di Disduk capil Kabupaten Pesawaran dengan per syaratan yang telah ditentukan.

"Syaratnya cukup fotocopy KK, surat keterangan dari rumah sakit, kepolisian atau dari kepala desa yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah meninggal," ujarnya.

Untuk diketahui, almarhum Nazirin (40) meninggal pada hari Sabtu malam minggu sekitar pukul 12.00 di Rumah Sakit Asyofa Desa Wiyono. Almarhum Nazirin dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum setempat. Nazirin merupakan wartawan dari harian Radar Pringsewu yang sebelumnya bertugas di Radar Pesawaran.

Dalam analisis Dokter Almarhum meninggal terkena sakit jantung karena sebelumnya nampak sehat. Hal tersebut diungkapkan Istri Almarhum Rosa.

”Almarhum ini sebelumnya nampak sehat, ia meninggal sepulang mengikuti pengajian. Sampai rumah, katanya mengeluhkan dadanya sakit dan minta dipijit tangannya. Tidak lama kemudian meninggal dunia dan untuk memastikan lalu almarhum dibawa ke Rumah Sakit Asyofa. Disana, petugas menyatakan sudah meninggal dunia,” pungkasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages