Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 19 Februari 2018

Larang Kampanye Tempat Ibadah Dan Sekolah






GEDONGTATAAN-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Pesasawaran menghimbau agar dalam pelaksanaan Kampanye Pasangan Calon Gubernur 2018 tidak  bertempata pada Rumah Ibadah dan lingkungan Pendidikan.
"Tempat ibadah dan pendidikan tidak boleh dijadikan sebagai tempat kampanye," ungkap Ketua Panwaslu Pesawaran Ryan Arnando belum lama ini.

Menurut dia, hal tersebut sudah diatur dalam peraturan KPU maupun Undang-Undang tentang pilkada. Dalam aturan, lanjut dia, dijelaskan kampanye tidak diperbolehkan dilakukan di tempat ibadah.

"Bawaslu bersama Panwas kabupaten/ kota akan melakukan pencegahan dengan mengawasi seluruh kegiatan para pasangan calon selama masa kampanye.Pencegahan ini dilakukan dengan selalu mengingatkan agar tidak berkampanye saat mengunjungi tempat ibadah dan Pendidikan," katanya.

Ia mengatakan petugas pengawas pemilu akan selalu proaktif dalam mengawasi kegiatan para pasangan calon selama masa kampanye. Sehingga para pasangan calon sudah diminta untuk menyampaikan pemberitahuan jadwal kampanye yang akan dilaksanakan.

Meski demikian, dia mengatakan, terdapat kegiatan di luar kampanye yang tidak diberitahukan ke panwas.

"Kami proaktif untuk mengawasi kegiatan para pasangan calon untuk melakukan pencegahan agar tidak melanggar ketentuan,"Paparnya.

Ryan juga meminta agar para pendukung Cagub dapat mengikuti aturan yang sudah berlaku terkait larangan kampanye di tempat ibadah dan pendidikan.

"Para pendukung Cagub atau simpatisan agar dapat mengikuti aturan yang ada, sehingga dalam pelaksanaan kampanye dapat berjalan dengan baik,"Pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages