Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 21 Februari 2018

Angkutan Plat Hitam di Berikan Kebijakan Istimewa



GEDEONGTATAAN-Angkutan penumpang yang menggunakan Nomor Polisi warna hitam di berikan izin istimewa. Pasalnya banyak mobil angkuta barang jenis Pick up yang hanya kapasitas 3 orang penumpang berubah menjadi angkuta Penumpang dengan daya tampung mencapai 10 sampai 12 penumpang.

Hal ini di ungkapkan Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Pesawaran Afdal Faisal, mobil angkutan barang yang beroprasi menjadi angkutan penumpang khususnya di wilayah pesisir sudah banya beroprasi.

"Izin istimewa yang kita (Dishub, red) berikan dikarnakan sudah banyak anggkutan barang yang menjadi angkutan penumpang sejak lama atau turun temurun, dan di lain sisi juga tidak adanya angkutan umum yang beroprasi ke wilayah pesisir, sehingga juga sudah menjadi kebiasaan masyarakat disana,"ungkapnya. Kemarin.

Dikatakan Afdal, angkutan barang yang menjadi angkuta penumpang juga harus memiliki tingkat kenyamanan bagi penumpang sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan.

"Kalau angkuta barang menjadi angkutan penumpang harus memiliki tingkat kenyamaan bagi penumpang, seperti harus adanya pelindung atas kana dan kiri atau tertutup, dan di bagian belakang harus ada tempat untuk naik dan turunya penumpang, sehingga juga bisa terhindar dari hujan dan panas,"katanya.

Ia menambahkan, trayek angkutan yang di keluarkan oleh Dishub Pesawaran mengacu dengan simpul jalan nasional, akibat kebutuhan, perkembangan penduduk dan tranportasi.

"Trayek yang dikeluarkan Dishub merupakan simpul jalan nasional, akibat kebutuhan masyarakat, perkembangan penduduk dan transportasi, kalau dalam aturan tidak di berikan izin trayek tapi tetap beroprasi maka kembali keranah kepolisian, karena melanggar ketentuan yang sudah ada, lalu pihak kepolisian juga bisa memberikan kebijakan diskresi yang di nilai ketika tidak diberikan izin trayek tetapi tetap beroprasi maka di lihat dari perkembangan yang sudah lama berjalan dari kebutuhan dan turun temurun,"imbuhnya.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Bidang Darat Dishub Pesawaran Muhtador, angkutan penumpang yang ber Nopol Hitam bisa dikatakan ilegal, karena tidak terdaftar di Dishub Pesawaran.

"Saat ini angkutan umum yang terdaftar di Dishub pesawaran sekitar 150 kendaraan yang juga sudah lolos uji KIR, dan bagi angkutan ber nopol hitam khususnya wilayah pesisir yang saat ini sudah lama beroprasi bisa dikatakn ilegal dan jika terjadi kecelakaan tidak adanya asuransi dari Jasaraharja melainkan tanggung jawab pemilik kendaraan, maka dari itu Dishub Pesawaran sudah mengajukan perda yang nantinya ada turunan perbub dengan mengacu Peraturan Pemerintah no 74 tahun 2014 tentang angkutan jalan, sehingga nantinya kita akan arahkan bagi angkuta ber nopol hitam bisa terdaftar di Dishub, dan juga kami (Dishub) akan memberikan sosialisasi terlebih dahulu bahanya angkutan barang yang berubah menjadi angkutan penumpang, seperti kecelakaan yang menbawa anak sekolah di wilayah pesisir, bahkan penumpang anak sekokah naik tidak pada tempatnya, ada yang bergantungan dan ada yang naik di atas mobil,"pungkasnya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages